MEDAN – Pergelaran akbar tahunan Gelar Melayu Serumpun (GMS) ke-9 tahun 2026 yang diselenggarakan di Lapangan Merdeka, Kota Medan, resmi berakhir pada Selasa (30/06/2026) malam. Selama empat hari berturut-turut, festival ini sukses menyuguhkan kemeriahan seni, tradisi khas, dan jalinan harmoni budaya Melayu yang memukau ribuan pengunjung yang hadir.Acara penutupan festival budaya yang masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 ini berlangsung dengan sangat megah. Panggung utama diramaikan oleh pertunjukan kebudayaan dari berbagai kontingen serta penampilan sederet artis ternama.Hiburan Artis Ibu Kota Memukau PengunjungMalam puncak penutupan GMS ke-9 menghadirkan deretan hiburan menarik yang menyedot perhatian warga. Pengunjung disuguhkan dengan pantun jenaka yang mengocok perut dari kelompok legendaris Lebah Begantong. Tidak hanya itu, suasana malam menjadi semakin syahdu berkat alunan suara emas Alvin Habib.Puncaknya, penampilan spektakuler dari diva asal Sumatra Utara, Lyodra Ginting, berhasil membius seluruh pasang mata di Lapangan Merdeka melalui suara emasnya yang menggelegar.Apresiasi Tinggi untuk Delegasi dan Pelaku UMKMPihak penyelenggara menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang telah menyukseskan perhelatan internasional ini. Acara tahun ini melibatkan 37 delegasi, baik dari dalam negeri maupun mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Korea Selatan, dan Tiongkok."Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh delegasi dalam dan luar negeri, para pelaku UMKM, serta seluruh panitia yang terlibat," tulis panitia dalam keterangan resminya. Kehadiran gerai-gerai UMKM dan ekonomi kreatif di sepanjang lokasi acara turut mendorong perputaran roda ekonomi lokal.Antusiasme Warga Medan yang TertibKesuksesan GMS ke-9 tidak lepas dari partisipasi luar biasa warga Kota Medan dan sekitarnya yang datang memadati lokasi acara sejak hari pertama. Pengunjung diapresiasi karena tetap menjaga ketertiban dan kebersihan selama rangkaian festival berlangsung.Kemeriahan dan kehangatan persaudaraan yang terjalin sepanjang acara meninggalkan kesan mendalam bagi semua pihak. Sampai jumpa di pergelaran Gelar Melayu Serumpun pada tahun selanjutnya