Medan – Pengukuhan Pengurus Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Sumatera Utara periode 2026–2031 digelar pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kegiatan berlangsung di Convention II, Santika Dyandra Hotel, mulai pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Melky Waas resmi terpilih sebagai Ketua BPD PHRI Sumut periode 2026–2031. Kepengurusan baru ini diharapkan mampu memperkuat peran organisasi dalam mendorong kemajuan sektor perhotelan dan restoran di Sumatera Utara.
Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri oleh Ketua umum PHRI Indonesia Hariyadi BS. Sukamdani, Konjen kehormatan Republik Turkey Tun.Dr.H. Rahmadsyah, Komisaris Taman Safari Indonesia Tony Sumampau Para Pimpinan Perangkat Daerah serta sejumlah tamu undangan. Prosesi ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan langkah strategis menghadapi tantangan industri pariwisata dan perhotelan yang terus berkembang.
Acara ini juga dihadiri oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang dalam sambutannya menyampaikan sejumlah poin penting terkait penguatan sektor hospitality di Kota Medan.
Musyawarah Daerah sebagai Ruang Strategis
Musyawarah Daerah dinilai sebagai ruang strategis untuk merumuskan langkah ke depan dalam menguatkan daya tahan dan daya saing sektor perhotelan dan restoran di tengah dinamika ekonomi global.
Sejalan dengan Visi Kota Medan
Pemerintah Kota Medan memiliki visi menjadikan Medan sebagai kota yang inklusif, bertuah, maju, dan berkelanjutan. Dalam mewujudkan visi tersebut, sektor hospitality memiliki peran yang sangat penting sebagai salah satu penggerak utama ekonomi daerah.
Penguatan Wisata Kuliner
Medan telah dikenal luas dengan kekayaan kuliner yang beragam dan cita rasa yang khas. Dengan meningkatkan pelayanan serta melakukan perbaikan kualitas pada sektor hospitality, Kota Medan dapat semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata kuliner yang menarik wisatawan untuk datang dan berkunjung.
Sinergi untuk Mendorong Investasi
Sinergi antara pemerintah daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), dan pelaku usaha menjadi kunci dalam mendorong investasi. Kolaborasi ini diperlukan untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif dan kompetitif.
Dampak pada Kesejahteraan Masyarakat
Peningkatan kualitas layanan akan berdampak pada kenyamanan wisatawan. Kenyamanan tersebut secara otomatis memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Medan.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru BPD PHRI Sumut periode 2026–2031, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat antara organisasi, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat sektor hospitality sebagai pilar penting pembangunan dan kemajuan Kota Medan.